LOADING...

Viral Pria Acungkan Parang ke Wanita Penagih Hutang di Langkat
10 Desember 2023

Viral Pria Acungkan Parang ke Wanita Penagih Hutang di Langkat

MediaETC – Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria mengacungkan parang ke arah seorang wanita penagih hutang viral di media sosial. Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @infolangkat pada Rabu (8/12/2023).

Dalam video viral tersebut, terlihat seorang wanita mengenakan baju merah sedang berbicara dengan seorang pria yang mengenakan baju biru. Pria tersebut tampak marah dan mengacungkan parang ke arah wanita tersebut. Wanita itu tampak ketakutan dan berusaha menghindar dari parang yang diayunkan oleh pria tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Sei Buluh, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara. Menurut keterangan polisi, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (8/12/2023) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kasus penganiayaan pria yang mengacungkan parang tersebut berinisial S (40). Dia adalah warga Desa Sei Buluh. Wanita yang menjadi korban penagihan hutang tersebut berinisial N (35). Dia adalah warga Desa Sei Buluh juga.

N mengatakan bahwa dia datang ke rumah S untuk menagih hutang sebesar Rp2 juta. Hutang tersebut merupakan uang yang dipinjam oleh S dari N untuk biaya pengobatan anaknya.

“Saya sudah datang ke rumahnya beberapa kali untuk menagih hutang, tapi dia selalu tidak ada. Akhirnya, saya datang ke rumahnya lagi hari ini,” kata N.

Saat N menagih hutang, S tiba-tiba marah dan mengacungkan parang ke arahnya. N pun ketakutan dan berusaha menghindar.

“Saya sangat ketakutan. Saya tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh S,” kata N.

Polisi yang mendapat laporan dari warga langsung mendatangi lokasi kejadian. Polisi berhasil mengamankan S dan menyita parang yang digunakannya.

“Pelaku sudah kami amankan dan akan kami proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” kata Kapolsek Pangkalan Susu, AKP Bambang Sumarsono.

Kasus kekerasan terhadap perempuan dapat terjadi karena berbagai faktor, antara lain faktor ekonomi, sosial, dan budaya. Faktor ekonomi dapat menjadi pemicu kekerasan terhadap perempuan ketika suami tidak mampu memenuhi kebutuhan keluarga. Faktor sosial dapat menjadi pemicu kekerasan terhadap perempuan ketika perempuan dianggap sebagai objek yang dapat diperlakukan seenaknya. Faktor budaya dapat menjadi pemicu kekerasan terhadap perempuan ketika perempuan dianggap sebagai makhluk yang lemah dan harus tunduk kepada laki-laki.

Peristiwa tersebut menjadi viral di media sosial dan menuai kecaman dari warganet. Warganet meminta agar polisi menindak tegas pelaku.

Prev Post

Manchester United Dipermalukan Bournemouth 0-3,…

Next Post

Oversize Tetap Mendominasi Tren Fashion…

post-bars