LOADING...

Ungkap Istana Alasan Jokowi Bagikan Bansos Tak Libatkan Mensos Risma
29 Januari 2024

Ungkap Istana Alasan Jokowi Bagikan Bansos Tak Libatkan Mensos Risma

Media ETC – Istana Kepresidenan menjelaskan alasan Presiden Joko Widodo membagikan bantuan sosial (bansos) di beberapa daerah tanpa melibatkan Menteri Sosial Tri Rismaharini. Menurut Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman, hal itu tidak ada kaitannya dengan status Risma sebagai menteri yang berasal dari PDIP.

Fadjroel mengatakan bahwa Jokowi memang memiliki kebiasaan membagikan bansos secara langsung kepada masyarakat. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa bansos tersebut tepat sasaran dan tidak ada penyelewengan.

“Presiden memang memiliki kebiasaan membagikan bansos secara langsung kepada masyarakat. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa bansos tersebut tepat sasaran dan tidak ada penyelewengan,” kata Fadjroel dalam keterangannya, Senin (30/1/2024).

Fadjroel menambahkan bahwa Risma tetap memberikan dukungan kepada jajarannya di Kementerian Sosial untuk menyalurkan bansos secara tepat sasaran.

Menteri Risma tetap memberikan dukungan kepada jajarannya di Kemensos untuk menyalurkan bansos secara tepat sasaran,” kata Fadjroel.

Sebelumnya, tokoh politik Menteri Risma sempat tidak ikut Presiden Jokowi saat membagikan bansos di sejumlah daerah, seperti di Surakarta, Jawa Tengah, dan di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa Risma sedang tidak akur dengan Presiden Jokowi.

Namun, Fadjroel membantah spekulasi tersebut. Ia mengatakan bahwa hubungan antara Presiden Jokowi dan Menteri Risma tetap baik.

“Hubungan antara Bapak Presiden dan Ibu Menteri Risma tetap baik,” kata Fadjroel.

Fadjroel mengatakan bahwa Risma sedang fokus menangani beberapa persoalan di Kementerian Sosial, seperti penyaluran bansos, perbaikan data penerima bansos, dan penanganan kemiskinan ekstrem.

“Menteri Risma sedang fokus menangani beberapa persoalan di Kemensos, seperti penyaluran bansos, perbaikan data penerima bansos, dan penanganan kemiskinan ekstrem,” kata Fadjroel.

Prev Post

Aksi Santri Bertahan Selawatan di…

post-bars