LOADING...

Rider Yamaha Fabio Quartararo tidak suka dengan Format Motogp yang Sekarang
21 Desember 2023

Rider Yamaha Fabio Quartararo tidak suka dengan Format Motogp Sekarang

Media ETC – Pembalap Yamaha Fabio Quartararo mengungkapkan ketidaksukaannya terhadap format MotoGP yang sekarang. Quartararo tidak setuju dengan adanya sprint race yang digelar di setiap seri balapan.

Quartararo menilai bahwa sprint race justru mengurangi esensi dari balapan MotoGP. Menurutnya, balapan MotoGP seharusnya ditentukan oleh performa para pembalap di balapan utama, bukan di sprint race.

“Sprint race hanya mengurangi kesempatan pembalap untuk membalap di balapan utama. Pembalap yang tidak tampil baik di sprint race akan berada di posisi yang tidak menguntungkan di balapan utama,” kata Quartararo dalam wawancara dengan media setempat.

Quartararo juga menilai bahwa sprint race tidak memberikan hasil yang adil. Menurutnya, hasil sprint race bisa saja dipengaruhi oleh faktor cuaca atau kondisi lintasan.

“Hasil sprint race bisa saja dipengaruhi oleh faktor cuaca atau kondisi lintasan. Hal ini tidak adil bagi pembalap yang tampil baik di balapan utama,” kata Quartararo.

Quartararo bukan satu-satunya pembalap yang tidak suka dengan format MotoGP saat ini. Pembalap lain seperti Marc Marquez dan Francesco Bagnaia juga mengungkapkan ketidaksukaannya terhadap sprint race.

Pada tahun 2023, MotoGP menggelar sprint race di tujuh seri balapan. Sprint race digelar pada hari Sabtu sebelum balapan utama. Hasil sprint race menentukan posisi start para pembalap di balapan utama.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa Quartararo tidak setuju dengan adanya sprint race di setiap seri MotoGP:

  • Mengurangi esensi balapan MotoGP

Quartararo berpendapat bahwa sprint race justru mengurangi esensi dari balapan MotoGP. Menurutnya, balapan MotoGP seharusnya ditentukan oleh performa para pembalap di balapan utama, bukan di sprint race.

  • Mengurangi kesempatan pembalap untuk membalap di balapan utama

Quartararo juga berpendapat bahwa sprint race mengurangi kesempatan pembalap untuk membalap di balapan utama. Pembalap yang tidak tampil baik di sprint race akan berada di posisi yang tidak menguntungkan di balapan utama.

  • Tidak memberikan hasil yang adil

Quartararo juga berpendapat bahwa sprint race tidak memberikan hasil yang adil. Menurutnya, hasil sprint race bisa saja dipengaruhi oleh faktor cuaca atau kondisi lintasan.

Pada tahun 2024, Dorna Sports selaku promotor MotoGP belum mengumumkan apakah akan tetap mempertahankan format sprint race di setiap seri. Namun, dengan banyaknya pembalap yang tidak setuju dengan format tersebut, kemungkinan besar Dorna Sports akan melakukan perubahan.

Kemungkinan perubahan format MotoGP

Dengan banyaknya pembalap yang tidak setuju dengan format sprint race, kemungkinan besar Dorna Sports akan melakukan perubahan pada format MotoGP pada tahun 2024. Beberapa kemungkinan perubahan yang bisa dilakukan adalah:

  • Menghapus sprint race

Ini adalah opsi yang paling mungkin dilakukan. Dengan menghapus sprint race, maka balapan MotoGP akan kembali ditentukan oleh performa para pembalap di balapan utama.

  • Mengurangi jumlah seri sprint race

Dorna Sports bisa mengurangi jumlah seri sprint race dari tujuh seri menjadi lima atau tiga seri. Hal ini bisa menjadi solusi yang cukup baik untuk mengurangi dampak negatif dari sprint race.

  • Mengubah format sprint race

Dorna Sports bisa mengubah format sprint race menjadi lebih menarik dan kompetitif. Misalnya, sprint race bisa digelar dengan jarak yang lebih pendek atau dengan format yang berbeda.

Hanya waktu yang akan menjawab apakah Dorna Sports akan melakukan perubahan pada format MotoGP pada tahun 2024. Namun, dengan banyaknya pembalap yang tidak setuju dengan format sprint race, kemungkinan besar Dorna Sports akan melakukan perubahan untuk meningkatkan kualitas balapan MotoGP.

Prev Post

Danau Kakaban, Surga Ubur-ubur, Keelokan…

Next Post

Tetap Tenang Bunda, ini Tips…

post-bars