LOADING...

Prabowo Singgung Kasus Penanganan HAM, Mahfud MD: Yang Kerja Baru Saya
14 Desember 2023

Prabowo Singgung Kasus Penanganan HAM, Mahfud MD: Yang Kerja Baru Saya

Media ETC – Pada debat perdana capres-cawapres yang digelar pada Selasa (12/12/2023), capres nomor urut 2 Prabowo Subianto menyinggung kasus penanganan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) masa lalu. Prabowo mengatakan bahwa penanganan kasus HAM tersebut seharusnya menjadi tanggung jawab Mahfud MD, yang saat ini menjabat sebagai Menko Polhukam dan cawapres pendamping Ganjar Pranowo.

Dunia Politik semakin memanas, dengan pertanyaan yang diajukan. Pertanyaan tentang penanganan kasus HAM tersebut diajukan oleh Ganjar Pranowo. Ganjar mengatakan bahwa Indonesia masih memiliki sejumlah kasus HAM berat yang belum terselesaikan. Dia meminta Prabowo untuk menjelaskan bagaimana jika dirinya terpilih menjadi presiden, apakah akan melanjutkan penyelesaian kasus-kasus tersebut.

Prabowo menjawab bahwa penyelesaian kasus HAM tersebut harus dilakukan secara adil dan transparan. Dia juga mengatakan bahwa kasus HAM tersebut harus diselesaikan sesuai dengan hukum yang berlaku.

Namun, Prabowo kemudian menyinggung Mahfud MD. Dia mengatakan bahwa Mahfud MD adalah orang yang paling tepat untuk menjawab pertanyaan Ganjar Pranowo.

“Yang bapak tanyakan agak tendensius. Yang kerja baru saya,” kata Prabowo.

Mahfud MD pun merespons pernyataan Prabowo tersebut. Dia mengatakan bahwa dirinya memang telah berupaya untuk menyelesaikan kasus-kasus HAM berat. Namun, Mahfud mengakui bahwa masih ada sejumlah tantangan yang dihadapi dalam penyelesaian kasus-kasus tersebut.

“Yang kerja baru saya, tapi yang saya temukan banyak sekali tantangan,” kata Mahfud.

Mahfud mengatakan bahwa dirinya akan terus berupaya untuk menyelesaikan kasus-kasus HAM berat tersebut, jika dirinya terpilih menjadi presiden.

Pernyataan Prabowo tersebut menuai pro dan kontra dari masyarakat. Beberapa pihak menilai bahwa pernyataan Prabowo tersebut merupakan upaya untuk mengalihkan tanggung jawab. Sementara itu, pihak lain menilai bahwa pernyataan Prabowo tersebut merupakan bentuk ketidaksiapan Prabowo untuk menyelesaikan kasus-kasus HAM berat.

Terlepas dari berbagai tanggapan tersebut, singgungan Prabowo terhadap Mahfud MD tersebut menunjukkan bahwa kasus pelanggaran HAM masa lalu masih menjadi isu yang sensitif di Indonesia.

Dalam Debat Capres-Cawapres, penanganan kasus HAM berat merupakan salah satu isu penting yang menjadi perhatian publik dalam pemilu presiden 2024. Hal ini karena masih banyak kasus HAM berat yang belum tuntas, seperti kasus penculikan aktivis pada 1997-1998, kasus Trisakti, dan kasus Semanggi I dan II.

Prev Post

Presiden Jokowi Pinjam Topi Siswa…

Next Post

Firli Bahuri Minta Dewas KPK…

post-bars