LOADING...

Hasto Kristiyanto: PDIP dan Jokowi Sepakat Menjaga Kedaulatan Rakyat
26 Januari 2024

Hasto Kristiyanto: PDIP dan Jokowi Sepakat Menjaga Kedaulatan Rakyat

Media ETC – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto merespons wacana perbaikan hubungan antara partainya dengan Presiden Joko Widodo. Hasto mengatakan bahwa PDIP selalu terbuka untuk membangun komunikasi dan kerja sama dengan semua pihak, termasuk pemerintah.

“PDIP selalu terbuka untuk membangun komunikasi dan kerja sama dengan semua pihak, termasuk pemerintah. Komunikasi dan kerja sama itu penting untuk mewujudkan kedaulatan rakyat,” kata Hasto dalam keterangannya, Jumat (26/1/2024).

Hasto mengatakan bahwa PDIP memiliki komitmen yang kuat untuk memperjuangkan kedaulatan rakyat. Komitmen tersebut akan terus diperjuangkan oleh PDIP, baik di dalam pemerintahan maupun di luar pemerintahan.

“PDIP memiliki komitmen yang kuat untuk memperjuangkan kedaulatan rakyat. Komitmen itu akan terus diperjuangkan oleh PDIP, baik di dalam pemerintahan maupun di luar pemerintahan,” kata Hasto.

Hasto juga mengatakan bahwa PDIP akan terus mengikuti perkembangan politik nasional. PDIP akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mewujudkan kedaulatan rakyat.

“PDIP akan terus mengikuti perkembangan politik nasional. PDIP akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mewujudkan kedaulatan rakyat,” kata Hasto.

Sebelumnya, wacana perbaikan hubungan PDIP dengan Jokowi muncul setelah Presiden Jokowi menghadiri acara pembukaan Rakernas PDIP pada 21 Januari 2024. Dalam acara tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasinya kepada PDIP atas kerja samanya selama ini.

Presiden Jokowi juga mengatakan bahwa hubungan antara PDIP dan pemerintah akan terus dijaga dan ditingkatkan. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan cita-cita bersama, yaitu mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera.

Menanggapi hal tersebut, Hasto mengatakan bahwa PDIP menyambut baik pernyataan Presiden Jokowi. PDIP juga berharap bahwa hubungan antara PDIP dan pemerintah akan terus dijaga dan ditingkatkan demi kepentingan rakyat.

Hubungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dikabarkan mengalami keretakan. Keretakan ini diduga disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya:

  • Perbedaan pilihan calon presiden (capres) untuk Pemilu 2024. PDIP telah mengusung Ganjar Pranowo sebagai capresnya, sementara Jokowi disebut-sebut mendorong sosok lain, seperti Prabowo Subianto atau Anies Baswedan.
  • Perbedaan pandangan dalam beberapa kebijakan pemerintah. PDIP sempat mengkritik kebijakan pemerintah, seperti kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan kenaikan harga pangan.
  • Perbedaan gaya kepemimpinan. Jokowi dikenal sebagai sosok yang pragmatis dan terbuka terhadap berbagai aspirasi, sementara Megawati dikenal sebagai sosok yang tegas dan berprinsip.

Keretakan hubungan Jokowi dan Megawati ini mulai terlihat pada tahun 2023. Pada bulan November 2023, Megawati menyinggung orang baru berkuasa yang ingin bertindak seperti Orde Baru dalam acara Rakornas Relawan Ganjar-Mahfud. Pernyataan tersebut diduga ditujukan kepada Jokowi.

Jokowi sendiri tidak menanggapi pernyataan Megawati. Ia memilih untuk fokus pada tugasnya sebagai presiden.

Prev Post

Bezzecchi Sukses Finis Ketiga di…

Next Post

Mahfud Md Menunggu Momentum yang…

post-bars