LOADING...

Hasto Bagi Telur Tolak Disamakan dengan Program Susu Gratis Prabowo-Gibran
15 Januari 2024

Hasto Bagi Telur Tolak Disamakan dengan Program Susu Gratis Prabowo-Gibran

Media ETC – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menolak blusukan bagi-bagi telur yang ia lakukan di Rusun Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, disamakan dengan program susu gratis dari paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Hasto mengatakan bahwa blusukan bagi-bagi telur tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan PDIP untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia mengatakan bahwa telur memiliki kandungan protein yang tinggi dan rendah glukosa sehingga dapat mencegah stunting.

“Blusukan bagi-bagi telur ini merupakan kegiatan rutin PDIP untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Telur memiliki kandungan protein yang tinggi dan rendah glukosa sehingga dapat mencegah stunting,” kata Hasto dalam keterangannya, Senin (15/1/2024).

Hasto mengatakan bahwa PDIP tidak ingin melakukan kegiatan politik yang bersifat menghambur-hamburkan anggaran. Ia mengatakan bahwa PDIP lebih memilih untuk fokus pada kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“PDIP tidak ingin melakukan kegiatan politik yang bersifat menghambur-hamburkan anggaran. Kami lebih memilih untuk fokus pada kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Hasto.

Sebelumnya, paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka meluncurkan program susu gratis untuk anak-anak di bawah usia 5 tahun. Program tersebut menuai kritik dari sejumlah pihak, termasuk PDIP.

PDIP menilai bahwa program susu gratis tersebut hanya bersifat populis dan tidak memiliki dampak yang signifikan bagi masyarakat. PDIP juga menilai bahwa program tersebut tidak tepat sasaran karena tidak menyasar semua anak-anak di bawah usia 5 tahun.

TKN menilai bahwa blusukan bagi-bagi telur yang dilakukan Hasto juga merupakan bentuk kegiatan politik. Mereka mengatakan bahwa Hasto tidak ingin disamakan dengan Prabowo karena khawatir kalah populer.

“Itu namanya FOMO (fear of missing out),” kata Juru Bicara TKN Ace Hasan Syadzily dalam keterangannya, Senin (15/1/2024).

Ace mengatakan bahwa blusukan bagi-bagi telur yang dilakukan Hasto tidak memiliki dampak yang signifikan bagi masyarakat. Ia mengatakan bahwa telur yang diberikan kepada masyarakat jumlahnya sangat sedikit dan tidak akan mampu memenuhi kebutuhan gizi mereka.

“Blusukan bagi-bagi telur itu hanya sekadar pencitraan,” kata Ace.

Ace mengatakan bahwa TKN lebih memilih untuk fokus pada program-program yang memiliki dampak yang signifikan bagi masyarakat. Ia mengatakan bahwa TKN telah meluncurkan sejumlah program, seperti program sembako murah, program kartu Prakerja, dan program Kartu Indonesia Pintar.

“Program-program tersebut telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Ace.

Hasto mengatakan bahwa PDIP akan terus melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Ia mengatakan bahwa PDIP tidak akan terpengaruh oleh serangan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“PDIP akan terus melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami tidak akan terpengaruh oleh serangan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Hasto.

Prev Post

Rider VR46 Marco Bezzecchi Ingin…

Next Post

Perhatian! Beli LPG 3 Kg…

post-bars